Thursday, 12 July 2012

Puisi AdekQ

Hari ini ibuQ ulang tahun, adekQ Ganda Fajar Aprilia nge-tag aQ di FB dua puisi'na, 
ada rasa haru di hati, adekQ tambah dewasa, tambah halus perasaan'na. Dia yang dulu dingin banget, cuek, ogah nulis, sekarang punya banyak puisi. Ini ada dua puisi yang dia tag ke aQ, yang pertama puisi lama yang baru di aplot puisi yang judul'na AyahIbu, yang satu'na puisi kado ulang tahun ibukQ, judul'na Empat Puluh Empat Tahun. buat yang mau baca, silakan...

Puisi Pertama

AyahIbu


Pagi indah ku ingat kedua sosok menawan itu
Menjalani kerasnya hidup                 
Melawan nyarisnya kemiskinan yang selalu menghantui
Demi apa sebenarnya semua ini dilakukan
Jawabannya hanya satu untuk anak mereka

Menuntun hidup dengan berbagai kebodohan jaman
Menanamkan akhlak dengan jerih payah
Menggariskan ketegaran dan keikhlasan
Melindungi dari setiap doa yang dipanjatkan
Itu semua demi anak mereka

Membimbing dengan segenap raga
Mengajarkan dengan sejuta ilmu
Lemah dan sakitnya setiap perjuangan
tapi Memberikan lebih dari apa yang mereka miliki
semuanya , segalanya , sepenuhnya hanya dipersembahkan kepada anak mereka

itulah ….. Ayahh ….. Ibu …..
mereka ,mampu menyempurnakan kekosongan ketiga bayi kecil mereka
selalu bisa yakin dan percaya bahwa bayi itu  mampu melakukan yang terbaik
Allah begitu adil ,, memberikan kami Ayah dan Ibu lengkap dengan senyum manis di bibir mereka

Salam rindu , 



Puisi Kedua

Empat puluh Empat Tahun


Suara bergetar
Mata sayu merindu
Bibir tak berkecup
Tangan tak mampu menyentuh
Andai kaki sampai melangkah
Andai pelukkan dapat menghampirimu
Hanya dari kejauhan kukirimkan doa kasih untukmu
Terimakasih atas segala perjalanan hidupmu untukku
Engkau terbaik yang aku miliki
Engkau terindah yang aku sayangi
Semoga Allah menjagamu selalu , memberikan kesehatan dan akan memberikan kita waktu untuk bertemu kembali
Hanya beberapa baris kalimat yang mampu menyampaikan ini padamu
SELAMAT ULANG TAHUN IBU …..
Allah selalu bersamamu …
I Love You …..


 Malang , 12 Juli 2012




Bagus ia... jadi terharu (*tisu donk), ntar kalo ada puisi lain lagi aQ aplotin lagi. See yaa...

No comments:

Post a Comment