Monday, 15 August 2016

Cuma Kisah Sepi

Akan kutuliskan kisah yang sepi,
Sebuah asa yang patah seonggok jiwa yang jengah

Telah kuangkat beribu egoku mencoba memahami
Namun nyatanya sedikit yang bisa kamu mengerti

Sengal nafasku telah lelah menanti dalam tanda tanya
Tapi asal kamu tau aku masih sanggup sabar lebih lama

Kita dua manusia yang berbeda,
Kukira kita dapat saling melengkapi, 
Ternyata kita terlalu tak sama,
Bahkan untuk pemahaman mengenai bagaimana saling mengisi,

Mungkin aku terlalu kecewa, 
Namun asal kau tau saja aku tak pernah meninggalkan siapa-siapa
Ku lihat kamu yang sepertinya tak sabar untuk beranjak
Namun baru dua langkah kau pergi kau akan kembali singgah

Kamu minta aku berpaling,
Padahal kamu yang datang dan pergi

Yang kulakukan hanya diam berdiri
Aku tidak berharap kamu kembali, 
Tapi nanti kamu yang datang lagi

Namun saat aku minta kamu kembali,
Kamu pura-pura acuh lalu pergi
Aku cuma bisa diam kembali menanti

Bukan, ini bukan kisah patah hati
Bahkan airmataku sudah kering untuk menangisi

Ini cuma kisah yang sepi,
Sebuah asa yang patah seonggok jiwa yang jengah


No comments:

Post a Comment